Pengertian PBB

Pengertian Tentang PBB

Pengertian Tentang PBB, Pedoman dan Sejarahnya – Ada yang tau nggak kalau setiap Negara yang ada di dunia ini ada sekumpulan Negara penenganhnya ? ya, tentu saja setelah usainya perang dunia kedua beberapa Negara mulai mendiskusikan organisasi apa yang bisa dibentuk untuk mencegah terjadinya perang dunia berikutnya. Pengertian tentang PBB adalah organisasi kedua dimana di dalamnya hampir seluruh Negara telah menjadi anggota. PBB sendiri disebut sebagai United Nations (pemersatu bangsa) dimana UN sendiri berdiri sebagai penengah atas berbagai permasalahan yang ada di dunia. Pengertian tentang PBB adalah kelompok organisasi yang didalamnya diisi oleh seluruh Negara yang ada di dunia dengan tujuannya menjadi alat pemersatu Negara-negara di dunia.

Semua perkara seperti hukum Internasional, Sosial, Ekonomi, serta Keamanan Internasional menjadi tugas dari United Nations untuk menyelesaikannya. Organisasi ini tempat dari semua pejabat elite dari masing-masing Negara berkumpul untuk saling bekerjasama menertibkan keamanan Internasional.

Apa itu Pengertian tentang PBB

Dalam Organisasi PBB banyak sekali Negara yang bergabung dari awal berdirinya hanya 50 negara dan berkembang terus menerus sampai dengan sekarang. Negara Adidaya (Superpower) seperti Amerika juga bergabung untuk menjadi anggota inti yang ikut menertibkan keamanan Negara-negara yang ada di dunia. Ada beberapa unsur di dalam PBB yang perlu kita tahu yakni :

  • PBB bersifat Universal dimana perkembangan anggotanya selalu bertambah dan dibuka untuk setiap Negara berdaulat agar setiap Negara bisa membangun relasi antar Negara lain dengan lebih mudah serta terhindar dari konflik Internasional.
  • Persoalan yang menjadi tanggung jawab PBB adalah tentang keamanan bangsa. Masalah ekonomi, pertahanan, sosial, dan budaya dari masing-masing bangsa juga menjadi sorotan untuk mereka mempertanggungjawabkan apabila ada Negara yang berkonflik.
  • Markas PBB sendiri berada di New York. Di New York tersebut tempat berdirinya gedung menjadi hak Internasional. PBB memiliki perangko, kantor pos, dan bendera sendiri sehingga tidak ada yang namanya pengatasnamaan gedung kepada kota New York meskipun gedung tersebut dibangun diatas tanah New York.
  • Berdiri tanggal 25 Oktober 1945 (2 bulan setelah kemerdekaan Indonesia) PBB memulai semua dengan hanya 50 anggota Negara yang bergabung dan semua berperan aktif untuk menjamin perdamaian Internasional.

Sejarah Berdirinya PBB

Dari tahun 1915, Amerika sebagai Negara superpower telah memiliki pikiran untuk menggabungkan beberapa Negara dengan membuat sebuag liga. Liga sendiri adalah untuk bisa mengamankan dari gangguan atau ancaman perang pada saat itu. Akhirnya Woodrow Wilson yang pada saat itu menjabat sebagai presiden Amerika Serikat di 10 Januari 1920 membuat League of Nations (Liga Bangsa Bangsa) dengan tujuan awal yaitu menciptakan perdamaian Internasional.

Dengan anggota yang hanya segelintir saja pada saat itu tekad masing-masing Negara sangat bulat yaitu untuk bisa membuat dunia damai dan memendam dalam setiap dendam yang terbesit dari hasil perang dunia kedua. Woodrow Wilson pada saat itu juga berharap agar lembaga bisa berperan aktif untuk mencegah perang dan sengketa yang biasa timbul antar Negara yang berdekatan.

LBB (Liga Bangsa Bangsa) pada saat itu telah dievaluasi dan dirasa kurang efektif dalam menjalankan perannya, terbukti dengan tetap meletusnya perang dunia ke dua dengan jumlah korban yang luar biasa. Dimana perang paling besar pada saat itu dilakukan antar dua Negara dengan kekuatan besar yaitu Jerman dipipimpin Hitler dan Italia dipimpin Musollini.

Pada waktu yang bersamaan pun Jepang muncul dengan keinginan menguasai dunia dengan melakukan perluasan wilayah. Cara yang dilakukan Jepang pada saat itu adalah perang fisik. Perang ini sendiri meletus karena adanya pengkhianatan isi yang telah ada dalam perjanjian Liga Bangsa Bangsa.

Perang dunia kedua ini memberikan ide baru untuk mewujudkan organisasi yang riil dan benar-benar memiliki tekad kuat untuk mewujudkan perdamaian dunia. Kemudian Fanklin Delano Roosevelt sebagai presiden AS pada saat itu dengan PM nya Wiston Churchill memberikan gagasan untuk perdamaian yang menghasilkan Piagam Atlantik. Isinya adalah :

  • Setiap Negara tidak berhak melakukan ekspansi Wilayah semaunya.
  • Hak kebebasan dan menghormati setiap bangsa berdaulat atas pilihan dan aturan yang diterapkan kepada Negara masing-masing.
  • Setiap Negara memiliki hak yang sama untuk melakukan perdagangan Internasional.
  • Dalam partisipasinya dalam perdamaian dunia, seluruh Negara yang ada di dunia berhak bebas dari rasa takut dan tekanan kemiskinan.
  • Menyelesaikan konflik sengketa yang ada di Negara-negara di dunia.

Pedoman Terbentuknya PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa)

Dalam pertemuan yang terjadi di awal-awal terbentuknya PBB, beberapa Negara mulai memberikan gagasan masing-masing untuk bisa menjadi isi pokok pikiran tujuan dari PBB itu sendiri. Gagasan pokok pikiran tersebut diantara lain adalah :

  • Pada saat itu Cina, Rusia, dan Inggris yang menghadiri deklarasi di Moskow pada tanggal 30 Oktober 1943 memberikan gagasan untuk akhirnya menjadi kesimpulan bahwa kita membutuhkan organisasi Internasional yang bertujuan khusus menciptakan perdamaian dunia.
  • Pertemuan yang kemudian dilanjutkan di Washington DC pada tanggal 21 Agustus 1944. Dalam perkumpulan ini dihadiri oleh 39 negara dimana konferensi ini denamakan Konferensi Dumbarton Oaks dan terciptalah nama PBB (Perserikatan Bangsa Bangsa)
  • Kemudian mulai ditandatangani Piagam PBB pada tanggal 2 Juni 1945 di kota San Fransisco yang kemudian aturan-aturan dari setiap isi Piagam tersebut diberlakukan tanggal 24 Oktober 1945. Total pada saat itu ada 50 negara yang telah membubuhkan tanda tangan masing-masing. Total ada 4 alinea, dan batang tubuh yang secara rinci diturunkan menjadi 19 bab dengan 111 pasal total.

Dengan tujuan yang jelas dari PBB dan semua Negara yang ikut berpartisipasi didalamnya diharapkan kedepannya tidak ada perang dunia ketiga. Kita semua tentu menginginkan Negara yang damai dan sejahtera. Meskipun begitu kita sebagai warga Negara Indonesia juga harus ikut berpartisipasi dalam perdamaian dunia meskipun hanya dalam skala yang kecil.

Jika dilihat pada jaman ini perang fisik bukanlah hal yang utama yang dilakukan Negara besar untuk mendapatkan keuntungan mereka (kecuali untuk beberapa Negara di timur tengah yang sampai saat ini masih berperang satu sama lain). Dengan adanya kemajuan teknologi yang bisa tampak di mata kita saat ini adalah perang dagang antar Negara.

Dengan seringnya suatu Negara membelanjakan uangnya untuk mendatangkan barang atau kebutuhan sumber daya alam / manusia dari luar negeri maka akan semakin besar peningkatan perolehan ekonomi dalam negeri. Dari situ kita sebagai warga Negara bisa ikut serta untuk memajukan produk dalam negeri. Suka membeli barang lokal versus barang impor Maka permintaan impor kita akan menurun dan bisa menguatkan nilai tukar rupiah terhadap mata uang dunia. Jika kedepannya kita sudah tidak memerlukan transaksi dengan Facebook, Whatsapp, Instagram dan media sosial atau media lain maka produk Internasional maka akan semakin maju Negara kita. Mulailah mengembangkan media kita sendiri demi kemajuan Indonesia.

Mungkin cukup sampai sini saja yang akan penulis sampaikan kepada Anda pengertian tentang PBB yang perlu anda ketahui. Terima kasih sudah membaca artikel ini sampai selesai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *