Pengertian Hukum Menurut Para Ahli

Sudah tidak asing untuk beberapa orang jika mendengar kata “hukum”, ada banyak hal di dalam aspek berkenegaraan ini yang tentu berkaitan dengan hukum. Pengertian hukum menurut para ahli beragam, namun tetap dengan maksud dan tujuan yang sama. Hukum yang berlaku dalam kehidupan bernegara itu pasti, namun masih banyak warga negara atau dari kita sendiri yang belum paham betul dengan apa itu hukum.

Untuk menjadi warga negara yag baik tentu kita harus betul betul memahami hukum yang berlaku dan maksud serta tujuan hukum itu ada di sebuah negara berdaulat. Banyak sekali ahli hukum yang mengemukakan pendapatnya untuk memperkaya pengertian hukum itu sendiri.

  • Pengertian hukum menurut Plato

Hukum merupakan aturan yang tertulis dan terperinci dengan rapi dimana sifatnya mengikat semua lapisan aparatur dan warga negara.

  • Pengertian hukum menurut Immanuel kant

Hukum dikatakan sebagai kehendak bebas atas keseluruhan syarat dimana harus ada penyesuaian diri dari satu orang terhadap orang lain dan tentu saja untuk saling memberikan rasa nyaman kedua belah pihak.

  • Pengertian hukum menurut Achmad Ali

Hukum adalah kumpulan norma yang memberikan aturan benar atau salah suatu tindakan dari individu atau kelompok kepada lingkungannya. Dengan hukum semua hal bisa diseimbangkan dan tentu saja agar menghindari konflik dimana hukum menjadi penengahnya.

  • Dr. Mochtar Kusumaatmadja

Hukum berisi tentang asas dimana di dalamnya mengatur tentang aturan dan tata cara bergaul, bersosialisasi dengan masyarakat sekitar. Adanya hukum sebagai penengah bisa menertibkan seluruh lapisan masyarakat.

Jika anda sudah mengerti pengertian hukum dengan benar tentu saja anda akan tahu manfaatnya. Banyak kasus yang terjadi saat ini dimana hukum dipelintir atau dicari artian luasnya yang bisa merugikan pihak yang benar. Namun, dengan mengerti ilmu hukum bisa membuat anda mengerti bagaimana seharusnya hukum tersebut bisa menjadi pegangan untuk orang yang tidak melakukan tindak kejahatan. Kasusnya saat ini seringkali orang-orang yang tidak memiliki uang malah mendapatkan ketidakadilan.

Jangan sampai hukum menjadi pisau bermata terbalik. Banyak sekali kita mendengar saat ini aparatur negara atau pihak-pihak berwajib lainnya yang melakukan tindakan menyimpang dengan menerima suap dari client untuk bisa memenangkan kasus yang seharusnya salah. Jika pihak yang berwajib saja sudah melakukan hal yang salah bagaimana pula dengan warga sipilnya tentu akan mendapatkan ketidak adilan atas hal tersebut.

Hukum erat kaitannya dengan norma, dan norma inilah yang semestinya diperhatikan betul. Norma kesusilaan contohnya tentang bagaimana kita harus bisa menghargai privasi seseorang, apa saja hal-hal yang dapat menyebabkan seseorang terganggu atau bahkan sampai terancam ruang privasinya. Sebagai orang yang memiliki akal dan pikiran kita tentu bisa mempelajari lebih dalam hingga akhirnya kita menjadi orang yang sadar akan norma kesusilaan. Banyak diantaranya kasus-kasus pelecehan seksual yang terjadi tidak lepas karena otak pelakunya yang sudah kalap dan tidak berpikir jenih hingga akhirnya hawa nafsu tersebut tidak terkontrol.

Hukum norma lainnya adalah seperti norma adat, sosial dan budaya. Hukum ini pada umumnya jika terjadi pelanggaran tidak sampai ke ranah hijau, namun jika sampai dilanggar oleh individu maka individu tersebut akan merasakan hukuman sosial dimana contohnya adalah seperti kasus hamil diluar nikah. Kasus hamil diluar nikah ini jika wanita sebagai korban tidak melapor atas dasar karena dia juga menyukai pasangannya maka tidak akan ada masalah sampai ke ranah hukum, namun tentu kedua pasangan tersebut akan merasakan hukuman sosial dimana banyak orang yang membicarakan tentang mereka dan akhirnya mereka dikucilkan dari lingkungan sekitar.

Hukum yang sebenarnya jika sudah diangkat ke meja hijau seharusnya sudah bukan lagi lahir dari penilaian subyektif. Untuk mendapatkan keputusan yang adil, para pihak yang berwajib tentu harus bisa menimbang dan menilai sebuah kasus dari seluruh sudut pandang dan harus obyektif. Segala statement yang dikeluarkan oleh saksi, tersangka, dan korban harus bisa ditemukan bukti baik secara otentik maupun dari saksi sendiri.

Masalah yang sering muncul saat-saat ini adalah ketika ada individu yang memproses hukum atas dasar “rasa ketidaknyamanannya terhadap perkataan seseorang”, memang adanya peraturan hukum ini bisa membela dan mencegah adanya kasus bullying atau kasus lainnya yang berkaitan dengan melecehkan seseorang. Namun, adakalanya sang pelapor ini tidak menimbang lebih jauh terhadap apa yang dia terima. Hal-hal ringan yang disini korban rasakan akhirnya dilaporkan dan bisa menyebabkan orang lain menerima hukuman tidak setimpal. Tentu perlu adanya pembelajaran lebih dalam untuk mengeksekusi sebuah putusan untuk hukuman tentang pelanggaran rasa seorang individu ini, karena benar atau salah sebuah rasa tetaplah sebuah penilaian subyektif yang bisa merugikan salah satu pihak.

Banyak cakupan yang lebih luas lagi terkait hukum, dengan adanya hukum yang adil tentu saja seluruh lapisan masyarakat sipil atau non-sipil akan bisa terlindungi dalam mereka hidup di suatu negera. Coba bayangkan jika sebuah negara tidak ada hukum yang berlaku di dalamnya, tentu semua manusia akan hidup seperti binatang. Banyak pencurian dimana-mana, banyak kasus pemerkosaan, banyak kasus intimidasi atau bullying, banyak kasus-kasus berat lainnya yang tidak ada penengah diantara mereka untuk bisa memberikan edukasi yang benar tentang bagaimana menghargai ruang antar individu.

Hukum juga tidak selalu berkaitan dengan lingkungan sekitar dan negara. Hukum erat juga kaitannya tentang kepercayaan yang dianut. Kita sebagai negara terbesar di dunia yang menganut agama Islam tentu melihat banyak sekali aturan-aturan yang telah diberikan kepada Allah dan disampaikan melalui Nabi-nya untuk menghindari apa saja yang bisa menimbulkan konflik. Bahkan sangat lengkap hingga kita bisa mendapatkan manfaat baik secara lahir dan batin. Tidak hanya membahas satu agama saja yaitu Islam, tentu di agama lain juga dijelaskan dengan rinci apa saja yang tidak boleh dilakukan oleh umatnya.

Jika kita benar-benar memahami tentang segala aspek ruang hukum yang ada, InsyaAllah kita bisa menjadi manusia yang lebih baik kedepannya karena dengan ini semua orang akan merasa dihargai dan tidak ada lagi yang dirugikan terhadap tindakan-tindakan oknum yang tercela. Kita harus terus belajar, untuk bisa mengerti dan menambah wawasan yang lebih luas tentang hukum. Tidak harus kita berpendidikan di jurusan hukum untuk mengerti dengan betul apa itu hukum, setidaknya kita tahu beberapa hal penting yang dimana akan bermanfaat apabila kita mendapatkan kerugian atas hukum yang salah, kita bisa mengajukan keberatan dan menyampaikan dengan baik sesuai dengan apa yang telah kita mengerti.

Pahamilah dengan baik pengertian hukum menurut beberapa para ahli yang bisa ditemukan dengan mudah di Internet, dan temukan bagaimana manfaatnya ketika anda melihat beberapa kasus yang muncul dimana anda sudah bisa menimbang serta memberikan tanggapan tentang apa yang seharusnya dilakukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *