Pengertian Demokrasi Liberal

Demokrasi liberal adalah sistem bernegara yang menganut kebebasan individu. Tentu saja konstitusi bisa diartikan negara ini lebih mengepentingkan hak individu serta kekuasaan pemerintah. Keputusan-keputusan atau kebijakan yang diambil untuk menjalankan sistem kenegaraan ini diambil dari suara setuju. Suara terbanyak yang akan digunakan dan diaplikasikan di setiap lini instrumen negara.

Meskipun menganut kebebasan individu dan mengepentingkan suara terbanyak sebelum memutuskan suatu kebijakan tentu saja liberal tidak dapat disamakan dengan demokrasi. Indonesia sendiri membebaskan negara liberal, Indonesia adalah negara Demokrasi yang juga sama-sama memberikan nilai penting bagi penegakan hak asasi manusia kepada seluruh instrumen negara khusus negara anggota sendiri.

Setiap orang memiliki peluang yang sama di Negara demokrasi liberal

Nilai yang baik untuk sebuah negara liberal Mungkin semua orang memiliki kesempatan yang sama untuk berkembang. Semua bidang atau linier kepemerintahan semua individu memiliki kesempatan untuk berkomunikasi, bahkan menentukan, apakah memiliki potensi, dan jejak rekam yang baik. Dengan hasil kerja keras dari masing-masing individu ini akan menentukan baik dan tidak bermanfaat atau tidaknya nanti karya mereka.

Hukum yang diterapkan sama untuk setiap Individu di Negara demokrasi liberal

Dengan menerapkan hukum yang seimbang / sama ini akan memberikan rasa adil kepada setiap warga negara. Hak-hak mereka di dalam masyarakat juga terlindungi dengan adanya hukum yang setara. Negara liberal sendiri memberikan patok hukum tertinggi untuk hak-hak kebebasan warga negara dalam bermasyarakat di negara dengan sistem demokrasi liberal.

Kebijakan pemerintah ditentukan dengan persetujuan di Negara demokrasi liberal

Kebijakan yang akan digunakan untuk mengatur kepemerintahan harus melewati mufakat atau harus dibicarakan bersama dengan perwakilan rakyat yang ada sebelum diketok atau diputuskan untuk digunakan, kebijakan yang dapat bermanfaat secara lengkap.

Jika kita membicarakan suatu negara, tentu saja ada kekurangan dan kelebihan masing-masing. Kita tidak bisa mendapatkan sistem yang sempurna dengan sistem bernegara. Berikut beberapa kelebihan dan kekurangan negara yang menganut paham liberalisme.

Kelebihan sistem demokrasi liberal

  • Para warga negaranya jadi lebih suka memiliki bantuan untuk memajukan negaranya dengan cara menyediakan karya mereka. Karya dari masing-masing individu ini akan secara otomatis memajukan setiap lini usaha dengan sistem demokrasi liberal.
  • Semua yang positif karena semua orang memiliki kesetaraan dalam hal peluang berkembang. Hasil akhir ditentukan dari kerja keras mereka untuk mengembangkan karya mereka dan disetujui untuk negara tercinta.
  • Setiap orang memiliki hak kebebasan yang sama dalam masyarakat bermasyarakat.
  • Pers memiliki hak untuk memberikan komentar atas pemerintah sehingga tidak ada berita yang ditutup tutup oleh pemerintah tertentu. Para warga negaranya jadi bisa menilai kinerja dari pemerintahan yang saat ini.
  • Munculnya mencari keuntungan dari beberapa individu atau kelompok mana akan efektif dalam memutar roda negara itu sendiri.

Kekurangan paham dalam sistem liberalisme

  • Pihak-pihak penguasa yang memilki akses terhadap sumber daya alam di negara ini bisa saja mengeksploitasi para pekerja dan dapat memunculkan ekonomi dan sosial di masyarakat.
  • Adanya monopoli sehingga masyarakat semakin lama, semakin sulit untuk mendapatkan sumber daya yang sama atau peluang yang sama karena persaingan semakin ketat. Orang yang sudah memiliki kekuatan dapat memonopoli sumber daya yang ada.
  • Kebebasan pers dapat dimanfaatkan oleh oknum khusus untuk berita terbaru yang tidak benar tentang hal ini akan memberikan efek negatif terhadap kepemerintahan yang berjalan saat ini.

Lawan dari negara yang menganut sistem demokrasi liberal Tentu saja adalah sistem komunisme. Sistem komunisme memberikan keuntungan pada kelompok tertentu saja. Kita bisa melihat bagaimana negara-negara komunis pada jaman dulu seperti jerman, jepang, Italia memulai kepemerintahan mereka. Semua hal yang disetujui, pengetahuan dari warga negara juga dapat disetujui agar ilmu mereka tidak melebihi dari kepemerintahan yang ada.

Komunisme bisa kita lihat saat ini seperti di negara Korea Utara. Korea Utara tentu saja menganut komunis yang sangat kental. Mereka tidak mau berurusan dan membantu negara lain karena mereka mengangap negara mereka bisa memenuhi kebutuhan sendiri. Semua warga negara mendukung untuk akses keluar. Banyak sekali batasan-batasan yang dilakukan untuk mencegah pemberontakan dari warga negara kepada kepemerintahan saat ini.

Kita tidak bisa mengomen paham komunis di jaman saat ini karena negara yang menganut paham ini pasti akan tertinggal karena roda ekonomi dan kreasi mereka terbatasi oleh kelompok tertentu. Dengan sistem liberal yang memberikan peluang sama untuk semua lini pemerintahan tentu akan membuat negara lebih maju karena akan ada karya-karya baru yang bermunculan dan bisa memjukan negara tersebut.

Serangkaian kekurangan yang mendasar di negara yang menganut sistem negara liberal adalah salah satu kebijakan dari kelompok oknum. Hak asasi manusia dapat digunakan untuk mencegah mereka dari hukuman berat. Kebijakan hak asasi manusia ini harus bisa diluruskan di undang-undang agar tidak disalah artikan untuk menjadi pelindung dari oknum yang telah melakukan kesalahan.

Indonesia adalah contoh yang mengeluarkan hak manusia namun juga tegas untuk menghukum orang yang bersalah. Beberapa undang-undang yang mengatur hukuman bagi mereka pengedar narkoba contohnya sudah diatur jadi tidak ada lagi alasan menegakkan hak asasi manusia di dalamnya. Orang yang sudah mendapat persetujuan narkotika dan menerima keuntungan akan mendapat hukuman mati. Indonesia bahkan tidak segan menghukum mati warga negara dari luar Indonesia jika mereka memang bersalah dan terbukti membawa narkotika dari asal negaranya.

Saat ini negara komunis seperti Korea Utara mendapatkan kecaman dari berbagai negara karena masih menganut paham komunis. Korea Utara sendiri dikabarkan juga mendapatkan wabah penyakit karena ekspoitasi kelompok terhadap pekerja lokal mereka sendiri. Pekerja lokal yang dijaga kesehatannya dibuat bekerja terus menerus untuk kepentingan penguasa. Hal ini tentu menjadi sorotan PBB (perserikatan bangsa-bangsa).

Korea Utara juga dikecam oleh negara adidaya seperti Amerika Serikat karena mereka mengembangkan senjata biologis seperti nuklir. Setiap intelijen negara masing-masing akan benar-benar sangat menantang negara-negara yang mengembangkan senjata berbahaya ini. Ini semua demi keamanan dan kedaulatan setiap negara, demi terjaganya kedamaian dan tentu saja demi hak semua manusia yang ada di bumi. Nuklir adalah senjata penghancur yang luar biasa yang tidak bisa diluncurkan dan dilindungi oleh manusia di muka bumi. Oleh karena itu setiap negara yang berdaulat dan memiliki sistem demokrasi liberal akan memutuskan betul negara yang mengembangkan demokrasi untuk kepentingan sebaliknya jika ingin sumber daya alternatif tentu saja akan didukung.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *